Minggu, 15 September 2019

Panduan Anak Tidak Mudah Sakit Walau Seringkali Main di Luar Rumah

Waktu anak seringkali main di luar rumah, biasanya beberapa ibu cemas si kecil kelak jadi mudah sakit. Hal tersebut lumrah kok. Tetapi, bukan bermakna anak tidak dapat menelusuri lingkungan sekelilingnya kan?



Menurut Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc, ahli nutrisi, penebaran infeksi memang tambah lebih besar di luar rumah. Anak mempunyai efek terserang penyakit 2 - 3 kali lipat tambah tinggi dibandingkan anak yang melakukan aktivitas di dalam rumah.

"Hal yang dikuatirkan ialah efek ini mengakibatkan infeksi berulang-ulang pada anak yang akan menghalangi tumbuh kembangnya," kata dr Saptawati dalam acara Peluncuran Pergerakan '1 Juta Iya Boleh' Dancow Advanced Excelnutri+ di Hotel Ayana Midplaza.

Menurut dia, anak di Indonesia masih alami permasalahan gizi jelek seperti berat tubuh rendah, kekurangan sel darah merah serta stunting. Ini makin diperparah dengan penebaran infeksi pada anak. Empat dari sepuluh anak di Indonesia masih seringkali terserang infeksi aliran pernafasan atas, batuk berulang-ulang serta diare yang menggangggu penyerapan makanan.

Nah, yang sangat penting buat Bunda saat anak senang mempelajari ke luar rumah ialah memberi perlindungan ketahanan badan. Perlindungan ini dapat dengan pemenuhan gizi yang pas serta benar. dr Saptawati mengutarakan umumnya orangtua saat ini masih salah persepsi mengenai pemberian konsumsi makanan pada anak.

"Orangtua merasakan cukup sudah memberi anak makan dengan nasi serta satu lauk saja, walau sebenarnya lebih sari 90 % anak serta orang dewasa masih kekurangan sayuran," kata dr Saptawati.

Bila kekurangan konsumsi seperti sayuran, anak akan alami defisiensi mineral yang menyebabkan telatnya perubahan mereka. Karena itu, Bunda dapat memberi nutrisi yang pas buat tumbuh kembang anak. Nutrisi yang sangat penting salah satunya mineral, protein dan vitamin. Semua dapat Bunda temukan kok di makanan.

Tidak hanya penuhi keperluan nutrisi, perlindungan lain yang tidak kalah penting dengan memberikan serta hidupkan bakteri baik di badan anak untuk tingkatkan daya taha tubuhnya. Misalnya bakteri Lactobacillus rhamnosus yang telah teruji klinis bisa menolong turunkan efek infeksi aliran pernafasan serta infeksi aliran cerna.

Bunda butuh ingat bila bakteri baik itu harus terus dijaga ya. Triknya dengan memberikan 'makan' bakteri baik berbentuk serat pangan. Bunda dapat mendapatkannya dari beberapa konsumsi makanan kok, misalnya susu.

Nah, mulai saat ini Bunda tidak perlu cemas jika anak ingin main di luar rumah ya. Biarlah anak mendalami hal baru di luar sana, Bun! Janganlah lupa penuhi elemen perlindungan tubuhnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar