Minggu, 15 September 2019

Trick Supaya Anak Mudah Tidur Siang

Telah waktunya bobo siang alias tidur siang, tetapi si kecil masih saja repot main. Akhirnya, kita ramai merayu bahkan juga mengejar-ngejar si kecil agar ingin dikelonin. Sudah pernah ada di kondisi seperti gini?



Jika saya ya, Bun, sampai menggendong si kecil untuk memboyongnya ke tempat tidur. Ya, meskipun terkadang ia berontak sich. Giliran si kecil telah di kasur, justru loncat-loncatan seperti tidak kemauan tidur siang. Aduh, pusing deh kepala bunda. Nak. Jangan-jangan, beberapa anak saya terhitung anak yang memang senang menampik tidur siang, nih.

Walau sebenarnya, menurut situs Sleep for Kids, kegiatan tidur pada anak jadi satu diantara hal yang penting untuk perkembangan serta perubahan mereka.

Jika kata Ronald D Chervin, MD, Direktur Michael S Aldrich Sleep Disorders Laboratory di Ann Arbor, beberapa anak yang waktu tidurnya cukup hanya kualitas baik jarang-jarang mempunyai permasalahan tingkah laku. Karena itu, dapat disebutkan tidur siang yang berkualitas buat anak sama utamanya dengan tidur pada malam hari.

"Penting buat orangtua untuk menumbuhkan rutinitas tidur yang pas untuk anak, terhitung rutinitas tidur siang," kata Ronald diambil dari buku 'Parents Guide Growing Up Umur 2 Tahun'. Tetapi kita butuh ingat jika keperluan tidur siang beberapa anak berlainan, Bun, bergantung kelompok usianya.

Nah, tersebut jam tidur yang harusnya dipenuhi anak menurut kelompok umur:

0-2 bulan: 10,5-18 jam

2-12 bulan: 14-15 jam

1-3 tahun: 12-14 jam

3-5 tahun: 11-13 jam

5-12 tahun: 10-11 jam

Nah, kurang dari sepertiga waktu tidur anak ialah jam tidur siang serta bekasnya waktu tidur malam. Jika waktu pengalihan waktu tidur siang dari 2x jadi 1x umumnya mulai umur 15-18 bulan. Nah, jika dipikirkan mengapa anak menampik tidur siang ya? Nyatanya, Bun, anak ogah tidur siang sebab cemas kehilangan peluang bermain, khususnya jika kondisi di sekililingnya benar-benar aman untuk bermain. Nah, jika anak menampik tidur, kita dapat menerangkan jika sesudah tidur dia bisa meneruskan bermainnya.

"Anda tidak dapat memaksakan anak untuk tidur siang. Memaksakan anak untuk tidur siang justru akan membuat semakin bersikukuh untuk menampik," kata Robert W Sears, MD, dokter spesialis pediatri yang pengarang buku 'The Baby Sleep Book'.

Simak juga: Sudah pernah Dengar 'Hari Membuat Bayi', Bun?

Kata pria yang akrab dipanggil dr Bob ini, langkah yang paling pas supaya anak ingin tidur siang ialah mengkondisikan demikian rupa supaya anak dapat tidur dengan sendirinya, Bun. Triknya bagaimana? Nih ia:

1. Buat jadi Kegiatan rutin

Bunda dapat mengagendakan tidur siang jadi jadwal teratur seharian anak. Ini dapat membuat anak terlatih dengan jadwal tidur siang. Jadi, jika anak terlatih tidur pada pukul tersendiri, dia akan mengantuk dengan sendirinya.

2. Buat Keadaan yang Memberi dukungan

Beberapa waktu sebelum tidur siang, buat kamar dalam keadaan nyaman serta tidak begitu jelas sebab lampu atau cahaya matahari. Sedapat mungkin matikan tv atau apa pun yang dapat mengganggu proses tidur anak. Makin sunyi, makin cepat anak tertidur.

3. Buat Tidur Siang yang Positif

Coba deh, Bun, jangan buat jadi tidur siang jadi hukuman sebab ini justru membuat anak berpikir tidur siang ialah hasil tindakannya yang tidak baik dan bukan rutinitas yang baik. Agar situasi semakin positif, juga bisa nih kita mendongeng untuk anak. Ingat, mendongeng tidak hanya dikerjakan pada malam hari kok sebab kita dapat juga mengerjakannya di siang hari. Pilihkan satu narasi serta biarlah anak ngantuk hingga kemudian terlelap ditengah-tengah narasi.

4. Temani Anak Tidur

Tidur siang tidak cuma penting buat si kecil, dan juga buat Bunda. Karena itu, bisa sekali jika kadang-kadang Bunda temani anak tidur sebab anak akan tenang jika tahu sang bunda menemaninya.

Oh ya, Bun, jika ada yang katakan tidur siang kelamaan kelak malamnya sulit tidur itu mitos ya. Beberapa pakar telah membantahnya. Tidur siang serta malam saling diperlukan. Tidur siang justru akan membuat anak tidur pulas pada malam hari.

Diluar itu mengenai anak yang begitu capek condong tidur lebih lama serta berkualitas hingga tidak butuh tidur siang juga salah, Bun. Yang benar, anak yang kecapekan justru kehilangan tidur yang baik pada malam hari. Mengapa? sebab hormon adrenalin yang tercipta membuat tidurnya jadi resah. Akhirnya pada malam hari anak bukanlah tidur pulas tetapi justru jadi mudah terjaga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar