Selasa, 26 November 2019

Inilah Teknik Print Kain Yang Harus Diketahui Produsen Baju


Seorang desain fashion harus memiliki imajinasi tinggi ketika membuat pola atau motif kainnya. Sehingga menghasilkan desain kain yang cantik, keren dan berbeda dengan desainer lainnya. saat ini ada banyak kain dengan motif yang lucu dan cantik-cantik. bahkan motifnya pun banyak yang eksklusif dan dibuat khusus oleh desainer tersebut. untuk mencetak motif tersebut bisa menggunakan teknik printing kain. Jadi gambar yang dibuat dengan komputer dicetak dengan mesin cetak ke kain yang sudah disediakan. berikut ini beberapa teknik print kain yang harus diketahui para produsen baju.


Screen Printing
Screen printing dikenal juga dengan istilah sablon. Teknik printing ini yang paling lama digunakan dan masih menggunakan teknik manual. Yaitu metode mencetak kain secara langsung dengan menstransfer motif ke kain. Teknik screen printing dibagi menjadi dua yaitu rotary screen printing dan flat bed screen. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. dengan menggunakan teknik ini, hasil cetak warnanya lebih terang. Dan bisa dicetak pada kain warna gelap. Kekurangan dari teknik ini, anda harus memproduksi kain dalam jumlah besar. jika memproduksi satuan atau jumlah kecil, akan membuat biaya produksi tidak efisien.
Resist Printing
Teknik resist printing digunakan pada kain pattern dan dilakukan proses pewarnaan kain dengan pastas. Biasanya teknik ini digunakan pada pembuatan kain batik printing atau kain tie dyes. Kain akan dicelupkan dalam pasta dan akan menjadi warna dasarnya. Pasta yang digunakan adalah parafin atau malam. Jika warna yang diinginkan sudah terlihat, dilanjutkan proses penghilangan parafin tersebut. teknik ini juga dilakukan secara manual. Belum menggunakan mesin digital yang canggih.
Discharge Printing
Proses pembuatan discharge printing lebih rumit dan membutuhkan waktu lama. Teknik ini digunakan untuk menghilangkan warna di area kain tertentu yang sudah dicelupkan pada pewarna. Proses penghilangannya dengan menggunakan bahan kimia khusus. Selain itu ada mesin yang digunakan khusus untuk membuat teknik printing ini. sehingga hasil kain lebih bagus.
Engraved Roller Printing
Teknik printing kain ini sering digunakan untuk produksi masal dalam bentuk kain meteran. Proses percetakan kainnya menerapkan warna melewati media cetak yang diukir atau di engrawing pada rol mesin cetak. Hasil kain yang dikeluar sudah dalam bentuk roll kain atau gulungan dan siap dipasarkan ke toko kain. Teknik printing ini kelebihannya bisa menghasilkan kain cetakan berkualitas tinggi dan meteran kain menghasilkan motif yang sama. setelah proses cetak selesai, akan melalui proses pengeringan dan terakhir melalui proses steam untuk menguatkan dan mengatur warnanya.
Spray Printing
Dari namanya saja, anda pasti sudah tahu seperti apa teknik cetak kain ini. teknik cetak ini menggunakan penyemprot khusus, yang akan mentransfer warna di kain yang diinginkan. Penyemprot yang digunakan adalah spray gun atau air brush. Alat semprot ini akan menempelkan warna dengan baik di kain melalui screen. Kekurangan teknik ini membutuhkan proses yang lama dan tinta spray yang digunakan cukup banyak. kelebihannya bisa digunakan pada jumlah kain yang kecil.
Setiap teknik printing memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. bisa dilihat dari hasil cetakannya, proses pembuatan, mesin yang digunakan dan lainnya. jika ingin membuat kain printing, pastikan anda tahu teknik print kain yang digunakan. Supaya hasil desain motifnya sesuai dengan yang anda inginkan. Demikian informasi yang bisa kami berikan. Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar