Senin, 10 Februari 2020

Diet untuk Mencegah Penyakit Jantung

Berolah raga dan stop merokok adalah salah satu pencegahan agar terhindar dari penyakit jantung, akan tetapi melakukan 2 hal tersebut saja ternyata tidak cukup oleh karena itu tidak heran mengapa olahragawan juga tidak bisa terhindar dari penyakit ini.



Cara terbaik selain melakukan olahraga yaitu dengan melakukan diet untuk mencegah penyakit jantung. Diet untuk mencegah penyakit jantung ini dilakukan dengan cara mengubah makanan yang dikonsumsi sehari-hari serta mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

Menurunkan Kolesterol
Apakah dokter Anda mengatakan Anda memiliki kolesterol tinggi? Kemudian Anda tahu bahwa Anda perlu mengubah diet dan gaya hidup untuk menurunkan kolesterol dan risiko penyakit jantung Bahkan jika dokter memberikan resep obat kolesterol untuk menurunkan kolesterol, Anda tetap harus mengubah diet Anda dan menjadi lebih aktif untuk memperhatikan kesehatan jantung.

Tips sederhana ini dapat membantu Anda menjaga kadar kolesterol.
Kolesterol, Baik dan Buruk
Tubuh Anda membutuhkan sejumlah kecil kolesterol agar berfungsi dengan baik. Tapi kita mungkin  terlalu banyak mengkonsumsi lemak jenuh dan kolesterol dalam makanan kita sehingga memnyebabkan kenaikan LDL yaitu kolesterol “buruk”.

Kolesterol LDL dapat menyebabkan plak menumpuk di arteri, yang mengarah ke penyakit jantung. Disisi lain  HDL kolesterol “baik”,  membantu menghilangkan kolesterol jahat dari dalam darah. Jika ingin menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol HDL mulailah dengan diet Anda.

Mengendalikan Porsi Makanan yang Dikonsumsi
Kebanyakan orang Indonesia makan makanan dengan porsi yang cukup besar hal ini disebabkan oleh tradisi dan anggapan bahwa bila makan dalam porsi yang lebih kecil tidak cukup mengenyangkan.

Hal ini dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan kolesterol tinggi. Berikut ini adalah cara mudah untuk mengontrol porsi makanan : Gunakan tangan Anda. Satu porsi daging atau ikan seukuran telapak tangan Anda. Satu porsi buah segar dengan ukuran kepalan tangan Anda. Dan satu porsi sayuran dimasak, nasi, atau pasta harus seukuran tangan yang ditangkupkan.
Sajikan Makanan yang Menyehatkan Jantung
Penuhi piring Anda dengan buah-buahan dan sayuran lima sampai sembilan porsi sehari untuk membantu menurunkan LDL kolesterol “jahat”. Antioksidan dalam makanan tersebut dapat memberikan manfaat yang baik untuk jantung.

Ketika  makan lebih banyak buah dan sayuran, maka secara tidak langsung akan mengurangi konsumsi makanan yang berlemak.

Dengan mengkonsumsi buah dan sayuran akan membantu menurunkan tekanan darah dan mempertahankan berat badan sehingga tetap sehat. Makanan yang diperkaya dengan sterol, seperti margarin, yogurt, dan makanan lainnya, juga dapat membantu menurunkan kolesterol LDL.

Berpalinglah ke Ikan Laut
Konsumsilah ikan dua kali seminggu. Kenapa? Ikan rendah lemak jenuh dan tinggi asam lemak omega-3 yang sehat. Asam Lemak Omega-3 asam membantu menurunkan tingkat trigylcerides,yaitu lemak dalam darah. Ikan juga dapat membantu menurunkan kolesterol, memperlambat pertumbuhan plak di arteri.

Konsumsilah ikan seperti salmon, tuna, trout, dan sarden. Namun jangan memasaknya dengan cara digoreng ke dalam deep fryer, hal itu akan menghilangkan manfaat kesehatannya.

Mulai Hari dengan Biji-bijian
Semangkuk oatmeal atau sereal gandum memiliki manfaat yang bertahan sepanjang hari. Serat dan karbohidrat kompleks dalam biji-bijian membantu Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga Anda tidak tergoda untuk makan berlebihan saat makan siang.

Gandum utuh juga membantu mengurangi LDL kolesterol “jahat” dan dapat menjadi bagian penting dari strategi penurunan berat badan Anda. Contoh lain dari biji-bijian termasuk beras liar, popcorn, beras merah, barley, dan tepung gandum utuh.

Ganti Cemilan dengan Kacang untuk Kesehatan Jantung
Butuh camilan? Segenggam kacang adalah cemilan lezat yang membantu dalam menurunkan kolesterol. Kacang-kacangan tinggi lemak tak jenuh tunggal, yang menurunkan LDL kolesterol “jahat” serta meningkatkan HDL kolesterol “baik” .

Beberapa studi menunjukkan bahwa orang yang makan sekitar satu ons kacang per hari memiliki risiko lebih rendah dari penyakit jantung. Kacang mengandung lemak dan tinggi kalori, sehingga batasi konsumsinya per hari. Dan pastikan kacang tersebut tidak salut gula atau cokelat.

Lemak Tak Jenuh Melindungi Jantung
Kita semua perlu sedikit lemak dalam diet kita – sekitar 25% sampai 35% dari kalori kita sehari-hari. Tetapitetap harus memperhatikan jenis lemak yang dikonsumsi. Lemak tak jenuh seperti yang ditemukan di kanola, zaitun, dan minyak safflower membantu menurunkan kadar LDL kolesterol “buruk” dan dapat membantu meningkatkan HDL kolesterol “baik”.

Lemak jenuh seperti yang ditemukan dalam mentega dan minyak sawit dan lemak trans meningkatkan kolesterol LDL. Meskipun demikian lemak baik  juga memiliki kalori, jadi makan secukupnya.

Kurangilah Karbohidrat
Anda membutuhkan karbohidrat untuk energi, tapi beberapa jenis karbohidrat lebih baik daripada yang lain. Biji-bijian, seperti beras merah atau quinoa, pasta gandum, dan kacang-kacangan memiliki lebih banyak serat dan kadar gulanya rendah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar